OASE

Siapkan Dirimu ! Hari Ini Tarbiyah Dzatiyahmu di Uji …

Posted On
Posted By admin

Ada satu hal yang ingin saya sampaikan, sebuah pesan buat saya pribadi dan kita semua yang sedang berada di tengah kondisi ummat dengan realitas dakwah hari ini. Siapkan Dirimu ! Hari Ini Tarbiyah Dzatiyahmu di Uji…

Anda boleh saja tidak setuju, dengan apa yang akan saya sampaikan sebentar lagi, tentu ini adalah pendapat saya pribadi.

Sudah bukan saatnya lagi kita menghandalkan pertemuan pekanan sebagai tempat menggantungkan kualitas tarbiyah seseorang, mungkin selama ini dalam pertemuan pekanan seseorang mengharapkan asupan energy dari murobbi nya, bisa mendapatkan kesempatan mengevaluasi ibadah hariannya, sehingga seakan akan pertemuan pekanan sangat menentukan seperti apa kualitas hidup seseorang.

Justru hari inilah saat bagi setiap orang diuji seperti apa dia melakukan pembinaan secara pribadi dalam ibadah hariannya, masing masing mengetahui kebutuhan ruhiyahnya sendiri dan bertanggung jawab penuh membereskan urusan dirinya, keilmuannya, keahliannya, keterampilan nya bahkan semua potensi yang ada pada dirinya, Kemudian hadir di masyarakat dengan menjadi da’i dan penebar cahaya sebenarnya.

Menggantungkan diri pada pertemuan pekanan itu artinya telah membatasi diri bukan menjadi pelaku pelaku dakwah, namun justru tak sadar seseorang telah menjadi sekedar penikmat penikmat dakwah.

Saat ada pertemuan pekanan semangat nya meledak ledak, saat tak ada pertemuan maka kemalasan dan futur menjadi bagian hari harinya. Naudzubillahi min dzalik.

Pelaku dakwah hari ini adalah mereka yang menyiapkan dirinya hadir menjawab realitas dakwah, siap bertemu dengan lebih banyak lagi komunitas, siap bicara dan menyampaikan gagasan dan idenya di banyak forum, bertemu dengan masyarakat yang lebih heterogen, membuka diri, keluar dari semua kekakuan dan segala bentuk kejumudan.

Tak bisa berdakwah hanya merasa besar di lingkungan internal sendiri, tak bisa merasa orang paling benar dakwah nya, merasa paling lurus jalannya, merasa paling sempurna manhaj nya, namun semua hanya didakwahkan di lingakaran nya sendiri. Kemudian menutup diri dari kenyataan bahwa kita hidup disebuah negara yang besar, dengan ribuan pulau, ratusan suku dan budaya, apalagi bahasa.

Kalau hanya nyaman dengan gaya dan teman teman dilingkaran sendiri, kemudian merasa diri paling sempurna dan tidak siap bekerja sama dengan yang lain, atau saat bekerja sama merasa diri tetap paling segalanya diatas yang lain. Bahkan mensejajarkan diri dan organisasi dengan nabi dan sahabat sehingga yang lain tak pernah ada yang lebih baik darinya, atau bahkan selainnya adalah salah.

Mau sampai kapanpun dakwah mu hanya untuk kalanganmu. Tak akan pernah bisa mengajak orang orang nenuju cahaya, karena tanpa sadar cahaya itu telah dipadamkan oleh mereka yang mengaku aktivis dakwah sendiri.

Tarbiyah Dzatiyah. Menjadi sebuah keniscayaan hari ini, yang paling bertanggung jawab pada kualitas diri kita adalah diri kita sendiri, bukan murobbi atau siapapun. Jangan lagi ada pelaku dakwah yang mengatakan justru kehilangan arah karena kurangnya pertemuan pekanan.

Inilah saatnya menjadi Pelaku dakwah sesungguhnya , bukan hanya merasa pelaku dakwah namun kenyataannya hanya penikmat penikmat dakwah.

Datang duduk dengar, kemudian tsiqoh dan taat dan disaat yang sama mematikan kesadaran akal dan hati, menggantungkan kualitas diri pada orang lain. Menjadi tidak relevan hari ini.

Sudah tidak pas jika lihat seseorang bermasalah, kemudian ada ungkapan :

“Lihat saja siapa murobbi nya”

Mungkin dulu bisa dan wajar kalimat begitu karena mungkin eranya murobbi seperti tokoh sentral dan segala galanya, ucapan nya bagai sabda tak boleh dibantah, ia menentukan semua pendidikan, bahkan jodohmu, namun relitasnya apakah murobbi bertanggung jawab pada hidupmu?

Tidak . Sama sekali tidak.

Tak ada murobbi yang bertanggung jawab 100% atas hidup binaannya .

Yang bertanggung jawab tentang hidup kita , keluarga kita adalah diri kita sendiri 100% .

Nanti di yaumil akhir Allah tidak akan bertanya kau liqo dengan siapa? tidak akan ditanya siapa murobbimu? karena ia bertanggung jawab atasmu. Tidak.

Yang dimintai pertanggungjawaban adalah diri kita masing masing.

Maka bertanggung jawablah atas tarbiyah dirimu sendiri. Karena buah yang kau kerjakan sekecil apapun adalah kembali pada dirimu sendiri.

~ Bang Lubis ~

One thought on “Siapkan Dirimu ! Hari Ini Tarbiyah Dzatiyahmu di Uji …
  1. burhannudin

    satuji..saya mau bergabung di organisasi garbi ini …bisa bantu saya caranya..saya asal tarakan.kalimantan utara

leave a Comment