[ Narasi ]

Bukan Soal Rumah Lama atau Baru

Kalau rumah barumu diisi dengan kebiasaan lama maka gak ada legitimasi untuk klaim lebih adem dan nyaman.
ㅤㅤㅤㅤㅤ
Kalau rumah lama mu tidak bisa membuatmu mengambil pelajaran untuk membenahi rumah barumu, maka cukuplah waktu sebagai hakim.
ㅤㅤㅤㅤㅤ
Euforia semu tidak membuat sesuatu lebih baik dan memberikan solusi substantif, begitu juga heroisme ala fundamentalis lama juga sudah jelas gagal nya.
ㅤㅤㅤㅤㅤ
Langkah yang benar adalah dengan berpikir mendalam sebelum melangkah, mengatur langkah dengan ilmu, menghitung seribu langkah kedepan dengan ketenangan dan melangkah tanpa dendam.
ㅤㅤㅤㅤㅤ
Jalan panjang didepan bukan jalan yang mudah, membangun perdaban itu susah luar biasa, maka jangan berkumpul hanya untuk mencari teman ngopi semata.
ㅤㅤㅤㅤㅤ
Tugas besar pahlawan selalu susah digambarkan, makanya dia susah dipahami oleh para pecundang, dan lebih susah lagi di eksekusi oleh kalangan awam.
ㅤㅤㅤㅤ
Kadang banyak hal yang kita lakukan tanpa perhitungan matang, terlebih dengan ilmu dan ketengan fikir, kita masih terlalu lama move on, tidak realistis, masih terlalu lemah jiwa dan terlalu naif dalam sikap, kita suka tidak sadar bahwa lemahnya pemahaman soal fikih realitas akan merusak semua bangunan.
ㅤㅤㅤㅤ
Waktu yang diberikan Allah kepada kita sangat terbatas, maka isilah dengan padat karya, padat pikir, padat muhasabah, gak ada waktu untuk yang remeh temeh, tidak ada space buat personal interest.
ㅤㅤㅤㅤ
Fokus kedepan, tatap jalan, lupakan pembenci, lupakan pendengki, lupakan masa lalu dan lupakan semua sikap ornag lain yang menyebarkan aura negatif. Agar kamu bisa fokus maksimal dengan cita cita luhur memakmurkan bumi.
ㅤㅤㅤㅤㅤ
Kobarkan Semangat Indonesia.

-Tengku Zulkifli Usman-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *